in

Listicle AI Amatiran

.. terjadi karena mereka tidak memahami AI.

Saya menyukai AI. Banyak pekerjaan saya selesaikan dengan bantuan AI. Saya tidak mau, kalau pemahaman saya tentang AI disamakan dengan orang-orang yang tidak tahu cara kerja AI. Apalagi mereka yang berkata, “Sekarang zaman AI..” tanpa mengerti dunia AI. Bahkan mereka belum coba AI berbayar, apalagi berhadapan dengan masalah pemakaian AI.

Saya memakai AI berbayar untuk dapat fitur berbayar. ChatGPT4 untuk chat, bukan untuk penyelesai pekerjaan. Perplexity Pro untuk search engine. SCITE untuk search engine riset dan jurnal. Midjourney untuk generate gambar — yang tidak semudah apa yang dibayangkan orang, karena dalam menulis prompt kamu harus mengerti syntax dan detail. ElevenLabs untuk suara Adam yang sangat “human” dan enak di telinga. Masih banyak fitur AI berbayar yang saya pakai, karena sebagian pekerjaan saya bisa selesai dengan AI.

Sekarang, saya akan ceritakan bagian yang tidak enak.

Ketika saya pilih interest “artificial intelligence” di X (Twitter), Beranda saya penuh tawaran artikel AI, dari profile yang punya centang biru.

Platform X sudah tidak memberikan centang biru jalur prestasi, semuanya berbayar.

Yang paling tidak menyenangkan, kebanyakan content dan link yang mereka sajikan, berisi listicle. Tentang layanan AI yang bisa ini itu. Umpan-klik, ternyata berbayar, dan mereka tidak tahu apa yang mereka bicarakan.

Saya beri 3 contoh pola judul yang sering mereka pakai.

1. Dapat $300 per Hari Tanpa Membuat Video dan Content dengan AI Berikut Ini
2. 7 Tool AI Gratis yang Harus Kamu Tahu
3. Lupakan ChatGPT! Tool Ini Lebih Canggih

Semua itu ditulis dengan sangat bodoh. Klik-bait.

Menghasilkan $300 per hari tidak terjadi hanya karena kamu pakai AI. Mau generate artikel, gambar, video, tetap butuh faktor-faktor lain, agar seseorang menghasilkan $300 per hari.

Listicle (artikel berbentuk daftar), tentang AI, ketika mengatakan “gratis”, yang terjadi ternyata sebaliknya: “berbayar”. Listicle bikinan seorang amatir yang tidak mengerti cara membuat listicle, hasilnya seperti itu. Penulisnya menyalin fitur AI, tidak benar-benar memperlihatkan pro-kontra dari produk atau layanan yang ia tuliskan. Lebih baik kamu search lagi dengan keyword “compare” atau “comparison”, mencari perbandingan, daripada baca listicle yang datar dan tanpa penjelasan detail.

Jangan pernah percaya kata “gratis”, yang dijadikan click-bait, agar kamu membaca artikel itu. Tidak ada AI dengan fitur ampuh tetapi gratis. Tidak ada. Mau contoh? Perplexity, Bing, OpenAI, apa saja yang pakai fitur ChatGPT4 ke atas, tidak gratis. Fitur untuk generate gambar, seperti DALL-E 3, apalagi Midjourney, semua itu berbayar.

Detail itu penting. Kecuali kamu mau menjadi produk sesungguhnya dari layanan yang katanya gratisan itu. Maksudnya? Kamu akan kena umpan-klik. Terutama video 15-20 detik tentang fitur AI (apapun itu) yang katanya waow itu. Kemudian kamu ulang-lagi memutar video tadi, buka komentar, bertanya tentang detailnya, scroll terus ke bawah, sampai akhirnya buka web yang dimaksudkan. Dan ternyata, berbayar. Selamat, kekecewaan kamu baru saja menjadi penambah popularitas video itu, dan website berbayar dengan senang menyambut kedatanganmu.

Apa ciri dari web berbayar?

Di listicle itu ada link? Coba salah satu. Kalau halaman depan website ada salah satu kata berikut ini, artinya produk atau layanan berbayar. Pricing. No credit card. Try for free. Trial. Pro. Premium. Paid. Guarantee. Redeem. 30-day money back. Testimonials. Itu semua artinya “berbayar”.

Saya masih bekerja dengan AI. Memilih bayar mahal agar pekerjaan saya selesai dan kreativitas saya ada kawan bernama AI. Kalau tidak pernah coba fitur penuh, kamu tidak tahu masalah yang terjadi pada AI yang kamu pakai. Apa yang kamu tulis tentang AI, akhirnya hanya copy-edit artikel tentang AI. Bukan berdasarkan pengalaman kamu sebagai pemakai AI. [dm]

Written by Day Milovich

Webmaster, artworker, penulis tinggal di Rembang dan Kota Lama Semarang.

Keinginan dan Keputusan yang Rusak Karena Efek Jaringan dan Industri

Mencatat untuk Berpikir, Bukan untuk Menyimpan Ingatan