ilustrasi daftar periksa akurasi berita
in

Periksa Akurasi Berita dengan Daftar Ini

Gunakan checklist ini untuk menulis atau membaca berita. Saya buat seringkas mungkin. Silakan periksa dan sunting untuk perbaikan.

Content

  • Pertanyaan Dasar dalam Membaca Berita
  • Verifikasi Informasi
  • Memeriksa Kesalahan Umum dalam Informasi
  • Kesalahan Umum dari Narasumber
  • Pertanyaan untuk Penulis atau Reporter
  • Penanda Content yang Tak-Akurat

Pertanyaan Dasar dalam Membaca Berita

🔲 Siapa yang mengatakan ini? Status, kapasitas, otoritas, dll.
🔲 Bagaimana cara mereka tahu? Metode mendapatkan informasi.
🔲 Sudahkah saya periksa bias dalam berita ini? Bias, logical fallacy.
🔲 Apa lagi yang saya belum tahu? Pastikan pikiran dalam kondisi “write mode” untuk mempertanyakan data ini.

Verifikasi Informasi

Untuk menjawab pertanyaan, “Bisakah informasi ini saya verifikasi?”

🔲 Nama, status, dan narasumber. Name, age, sex, location, job, etc.
🔲 Nama tempat atau nama acara, versi resmi
🔲 Waktu, jarak, tanggal, jam
🔲 Deskripsi fisik
🔲 Argumentasi yang bergantung pada fakta
🔲 Narasi yang bergantung pada fakta
🔲 Ada kesaksian-langsung, dari sumber pertama.
🔲 Buktikan dengan foto, audio, video.
🔲 Artikulasi gagasan
🔲 Baca metadata informasi itu. Referensi tentang Metadata Informasi [pdf]

Memeriksa Kesalahan Umum dalam Informasi

Periksa, di bagian mana informasi ini bermasalah..

🔲 Penyebutan nama orang, gelar, dan jabatan (ini jabatan kapan?)
🔲 Penyebutan fakta historis
🔲 Fakta ataukah persepsi?
🔲 Data ataukah asumsi?
🔲 Tidak membedakan “million” dan “billion”
🔲 Mata uang asing belum dikonversi, atau belum sesuai kurs hari kejadian
🔲 Menyebut jarak 1,5 km atau 5 menit? Mil laut atau darat?
🔲 Penyebutan “superlative”, seperti: pertama, paling, hanya
🔲 Penyebutan tanggal dan jam kejadian
🔲 Penyebutan kata-kerja pikiran
🔲 Inakurasi dalam pengukuran, misalnya: beberapa, sejumlah, sekitar 100-an.

Kesalahan Umum dari Narasumber

Narasumber sering “salah”. Gunakan daftar ini untuk memeriksa apa kata narasumber.

🔲 Narasumber bekerja berdasarkan ingatan. Cross-check. Cari sumber tertulis atau resmi.
🔲 Bekerja berdasarkan asumsi. Tentukan, apakah ini pernyataan keahlian, profesional, jabatan, politis, dukungan, atau perspektif?
🔲 Salah sebut. Konfirmasi, benarkah begini tulisannya, benarkah itu pernyataannya?
🔲 Salah ukur. Gunakan ukuran yang sama-sama diakui, atau gunakan istilah resmi, jika ada.

Pertanyaan untuk Reporter atau Penulis

Mempertanyakan realitas, gunakan metode yang tepat, dan selalu mengutamakan akurasi.

🔲 Bersikap skeptis. Tanamkan mindset: 1. Ini pekerjaan saya. 2. Data ini bisa salah, harus saya periksa.
🔲 Buat daftar asumsi yang bisa saya falsifikasi ketika di lapangan dan ketika editing.
🔲 Tulis cepat, periksa fakta secara akurat.
🔲 Cetak jika perlu, agar lebih mudah diedit.
🔲 Pikiran selalu dalam kondisi “writing mode” (modus menulis). Setiap melihat, membaca, dan mendengar, selalu susun fakta dan verifikasi dalam pikiran, sebelum kamu tuliskan. Jika pikiran selalu dalam “writing mode”, kamu bisa mengembangkan analisis selama wawancara dan mencari data di lapangan.
🔲 Cross-check dan verifikasi setiap data.
🔲 Periksa konteks informasi. Tambahkan narasi dalam pernyataan. 1. Apakah pernyataan narasumber sesuai konteks? 2. Apakah informasi terpenting telah tersampaikan? 3. Apakah sudah tersampaikan sebagai cerita (story)?
🔲 Periksa, sudahkah terjadi keseimbangan dalam informasi ini. Tidak seimbang, jika: hanya 1 narasumber, terjadi pemihakan, dan tanpa pemeriksaan informasi lain. Siapa yang tidak setuju? Adakah yang belum berbicara? Bagaimana jika ada sudut pandang lain atas peristiwa ini? Apakah kamu terlalu melebih-lebihkan narasi?
🔲 Bandingkan dengan statistik.
🔲 Jika narasumber baru, mintalah mengeja nama, tuliskan, dan tunjukkan nama itu, mintalah memeriksa avar terbebas dari typographical error.
🔲 Periksa statistik, bandingkan dengan data lain.
🔲 Apakah dalam tulisan ini kamu membuat asumsi, opini, atau bias?
🔲 Update dengan informasi terbaru, terutama jika ini running news.
🔲 Bertindak sebagai editor bagi tulisan kamu sendiri, sebelum kamu kirimkan kepada editor melalui email.
🔲 Berikan atribusi kepada narasumber.
🔲 Jangan pernah menggunakan hanya 1 sumber anonim.
🔲 Sekalipun sudah kamu periksa semua, gunakan “insting” dan mata pembaca, apakah tulisanmu tidak terdapat kejanggalan?
🔲 Pada kasus sensitif, simpanlah data fisik, seperti: catatan wawancara, foto kejadian, insert wawancara, audio recording kejadian, dan video. Jika data ini sensitif, simpan -sebagai- file asli, dan jangan modifikasi.
🔲 Buatlah daftar singkat untuk diri sendiri, berupa tabel: daftar kontak narasumber, pemetaan, pemihakan,profiling, dll.
🔲 Berpikir seperti pemeriksa-fakta.

Penanda Content yang Tak-Akurat

Gunakan daftar ini, ketika kamu bertanya, “Apakah informasi ini akurat?”.

🔲 Ada click bait, biasanya berbentuk pop-up dan banner, atau ajakan “klik di sini”
🔲 Terdapat kalimat atau paragraf dengan HURUF BESAR SEMUA
🔲 Periksa “Tentang Kami”, lihat siapa mereka, adakah alamat fisik kantor (offline) dan nomor telepon lokal
🔲 Bandingkan dengan headline atau keyword sebelumnya, seberapa banyak ia bicara tentang ini?
🔲 Seberapa cepat orang berasumsi, terpancing secara emosi, dan merasa content ini terlalu membujuk?
🔲 Informasi ini di bawah naungan siapa?
🔲 Periksa siapa yang membiayai, atau iklan apa saja yang ada di website ini
🔲 Siapa selain narasumber ini, yang berbicara di media ini?
🔲 Ringkas berita ini menjadi 2 kalimat. Lihat seberapa kuat keterkaitan fakta dan data dalam tulisan ini.
🔲 Bagaimana dan dari mana reporter (atau penulis ini) mendapatkan informasi?
🔲 Jika ini berita, apakah penulis meminta kamu melakukan sesuatu?

Periksa sebelum melakukan. Pakailah checklist agar lebih cepat. Bagikan agar bisa diperiksa kawan yang lain. [dm]

What do you think?

6771 points
Upvote Downvote

One Comment