in

Ekonomi Pelanggan dan Koneksi Buruk

Sikap konsumen di tengah ekonomi pelanggan.

Mesin besar menguasai internet. Sekarang ini, internet dikuasai “beberapa” perusahaan besar. Semacam gedung pencakar langit, di tengah perkotaan, termasuk tempat kumuh di sekitarnya.

Layanan, aplikasi, website, informasi, media sosial, berada di server bagus, mirip gedung pencakar langit di antara rumah biasa. Mesin besar bermain demi untung-besar.

Terjadilah masalah.. Subsidi biaya pendaftaran. Biaya perawatan. Efek jaringan untuk sebar berita. Ajakan berlangganan premium paket ABC.

Sedangkan lebih banyak orang berakhir dengan harapan begini.. Pilih anonim atau banyak akun, untuk mencoba versi trial 7-14 hari. Tidak mau hosting mengingat kapasitas simpan ponsel tidak terlalu besar dan hosting itu berbayar, akhirnya, semua disalin dan disimpan di server. Mempertanyakan privasi, pengawasan, dan perdagangan. Menerima iklan yang intrusif, atas izin kita sebagai pemakai biasa. Tidak mau melakukan interoperabilitas, karena merasa ribet. Singkatnya, sekalipun modem kita sekarang bisa secepat mesin server yang dipakai server, kita masih menjadi pemakai. Tepatnya, orang yang setuju tak-setuju dengan Licence Agreement, di bawah keputusan Menkominfo, tidak bisa meng-custom aplikasi apalagi me-root ponsel, dan secara tak-sadar mengikuti saran iklan. “Klik di sini untuk Subscribe,” kata mereka. [dm]

Written by Day Milovich

Webmaster, artworker, penulis tinggal di Rembang dan Kota Lama Semarang.

Pertanyaan tentang Pekerjaan

Bittersweet