in

Makna “Koneksi Tersembunyi” Frithjof Capra

Tidak ada entitas yang sendirian, semua terhubung. Makna “koneksi tersembunyi” dari Frithjof Capra bagi kehidupan manusia.

Pada tahun 1932, ketika Frithjof Capra berpidato tentang pemikirannya, lalu memicu para ilmuwan memiliki perspektif kolektif.

Sains mencapai detail sampai tingkat elektron. Tidak ada entitas yang berdiri sendiri, semuanya terhubung. Interdiciplinary.

Gagasan “hidden connections” dari Frithjof Capra ini, membuat “yang tersembunyi” mulai muncul di permukaan. Ilmu pengetahuan menjadi harus-terhubung.

Kita lebih mengkalkulasi manfaat, memprediksi masa depan yang lebih cerah, dan dunia ilmiah menemukan semangat baru. Manusia tidak sendirian. Bakteri tidak sendirian. Unsur-unsur kimia menyatukan semua hal. Sains mulai berbicara tentang hal-hal global dan “tujuan” kemanusiaan seperti menemukan arah yang lebih cerah.

Sebagian lain, orang melihat risiko buruk. Mereka sudah tahu bahwa rokok pabrikan (dengan saus dan penetap-rasa) sangat berbahaya bagi kesehatan, tetapi pemasar rokok sangat pintar membuat cerita.

Statistik, temuan medis, yang menampilkan perseteruan medis versus rokok pabrikan, menjadi medan perang yang lebih luas: medis versus tembakau.

Bukan hanya rokok. Kemiskinan juga memiliki koneksi tersembunyi, tidak berdiri sendiri.

Orang miskin karena kesempatan mengecil, peluang nyaris habis, pendidikan rendah, kualitas lingkungan hidup buruk, kebijakan upah rendah, dan penentu kebijakan tidak melihat koneksi kemiskinan.

Kita menceritakan angka kematian bayi yang menurun, namun masalah jalan macet, kualitas rumah sakit belum kelas A, dan sanitasi buruk.

Kita mendengar angka rata-rata sebagai “tipuan statistik”, karena orang gagal melihat koneksi tersembunyi. Bahwa semuanya terhubung.

Ketika kita percaya pada perubahan, kita harus percaya pada struktur, bahwa semua ini terhubung. “Itu tidak berpengaruh bagi saya,” bisa menjadi ungkapan tanpa-wawasan, ketika tidak menyadari keterhubungan segala-sesuatu.

Kita bisa melihat “hidden connections” dengan cara belajar dan semakin terhubung. [dm]

Written by Day Milovich

Webmaster, artworker, penulis tinggal di Rembang dan Kota Lama Semarang.

Fokus yang Terampas

Membangun Kepercayaan Publik