in

Identifikasi Masalah

Mencari akar masalah lebih penting daripada memilih solusi.

Banyak orang meluangkan waktu untuk mengoptimasi alur-kerja mereka, tanpa mempertanyakan apakah mereka berada dalam masalah yang tepat. Efisiensi tidaklah relevan jika kamu memulai pekerjaan dengan masalah yang salah. Jangan terlibat dalam peperangan yang salah.

Saya berikan contoh, bagaimana pentingnya identifikasi masalah. Kawan saya, mengeluh tidak memiliki uang yang cukup untuk memenuhi kebutuhannya. Ia memerlukan uang untuk makan, berpergian, paket data, dll. Merasa sudah bekerja keras, namun gajinya tidak cukup. Kawan saya beranggapan, masalahnya satu: tidak cukup uang.

Bukan. Yang terjadi, ketika saya bertanya lebih mendalam tentang pekerjaannya, masalahnya bukan kurang uang. Ia hanya tidak bisa bekerja lebih baik daripada kemarin. Ia melakukan pekerjaan yang sama, tanpa memeriksa: sudahkah proses dan metode.saya lebih baik daripada kemarin?

Bagaimana agar waktu saya lebih optimal?

Pada kasus yang sama, saya pernah menyarankan kepada seorang kawan, yang mengeluh kekurangan uang, “Bacalah buku-buku ini..”. Dia menolak. Alasannya, dia ingin versi singkat, versi jalan-pintas. Dia hanya mau baca buku, kalau masalah keuangannya sudah beres. Padahal, solusinya ada di dalam buku-buku yang saya berikan. [dm]

Written by Day Milovich

Webmaster, artworker, penulis, penambang crypto, redaktur Opini Pembaca di JatengToday.com, content creator Twitter @AsliSemarang, nggak pakai Facebook, aktif di Twitter @tamanmerah, pemilik SakJose.com, setiap minggu baca 2 buku, setiap hari selalu menulis dan menonton film.