in

Kalau Saja Seniman..

Kalau saja seniman mampu (dan sempat) menuliskan kejadian dalam pahit manis asam garam kehidupannya sendiri. Kalau saja seniman tidak merasa capek eksklusif, tidak berdesakan foto tanpa caption proses, tanpa colak-colek sampai jumpa. Kalau saja seniman berani “bagaimana jika” dan serius sedikit soal kumpul bareng, belajar manajemen, belajar alih-profesi sebentar untuk memahami penonton mereka. Kalau saja seniman mengembangkan seni seperti pertanian menumbuhkan aksara, tari, sastra, dst. Kalau saja seniman nggak kebanyakan berantem soal dana dan acara. Kalau saja. Seandainya. Umpamanya. Andaikata. [dm]

What do you think?