in

Keinginan dan Keputusan yang Rusak Karena Efek Jaringan dan Industri

Saya punya filter untuk melihat jawaban ideal, antara pilihan personal dan standar komunitas.

Ketika masih kecil, kita pintar menentukan keinginan. Sampai menangis. Sampai tidak bisa menjelaskan mengapa kita menyukai sesuatu. Tetap saja, anak kecil punya keinginan mereka sendiri.

Prinsip individual ini rusak ketika ada efek jaringan, industri yang mencari keuntungan, dampak jangka panjang, dan efek samping. Cita-cita ingin menjadi “dokter”, bisa berganti “.. ingin menjadi YouTuber”.

Kita mudah tertarik pada minuman instan (terutama: es teh), memutuskan untuk bawa-pulang es teh yang dikemas dalam gelas plastik, tanpa terlalu menimbang apa yang terjadi pada sampah plastik itu.

Kita sering mencoba yang gratisan, tanpa lebih jauh memikirkan bahwa mungkin kitalah yang menjadi produk di balik tawaran gratis itu.

Jadi, apa yang kamu inginkan? Yang ada bukan jawaban yang benar. Yang ada, hanyalah spektrum.

Kita sering memakai buzz, hype, dan status, untuk membuat keputusan tanpa keahlian statistik dan pembuatan keputusan jangka-panjang.

Saya membuat filter, yang juga bisa kamu gunakan, untuk melihat “jawaban ideal” antara pilihan personal dan standar komunitas.

  • Apakah orang-orang cenderung disesatkan, dibingungkan, atau ditipu, agar mereka merugi?
  • Apakah menguntungkan jika masyarakat menjadi bodoh karena tidak melihat ada apa di balik pilihan ini?
  • Apakah cara kita membuat keputusan ini dapat diretas?
  • Apakah ada dampak negatif, secara beruntun, di balik pembuatan keputusan ini?

Kita perlu memikirkan dampak dari keputusan, yang sering dibuat tanpa kejelasan atau wawasan yang jelas. Pikirkan konsekuensi di balik keputusan kamu.

Written by Day Milovich

Webmaster, artworker, penulis tinggal di Rembang dan Kota Lama Semarang.

Bahaya Masuk “Ruang Gema”

Listicle AI Amatiran