Image: intararti
in

20 Faktor Kemacetan Lalu-lintas

Saya menulis ini ketika sedang terjebak macet di bis ekonomi. 

Saya menulis ini ketika sedang terjebak macet di bis ekonomi.

Apa saja faktor yang menyebabkan kemacetan lalu-lintas?

  1. Kondisi jalan yang buruk, seperti jalan yang rusak, jalan yang sempit, atau jalan yang mengalami kebanjiran.
  2. Kendaraan yang terlalu banyak, terutama di jam-jam sibuk.
  3. Kecepatan yang berbeda antara kendaraan yang lebih cepat dan yang lebih lambat.
  4. Kendaraan yang terlalu besar atau berukuran tidak sesuai, seperti truk atau bus, yang sulit melalui jalan sempit atau rusak.
  5. Pertambangan atau konstruksi jalan yang sedang berlangsung, yang menyebabkan jalan menjadi terbatas.
  6. Kendaraan yang terlalu lama menunggu di depan lampu merah, sehingga menyebabkan kemacetan di belakangnya.
  7. Kendaraan yang tidak mematuhi aturan lalu lintas, seperti tidak memberi sinyal saat akan berbelok atau tidak mematuhi batas kecepatan.
  8. Kecelakaan atau kejadian lain yang mengakibatkan jalan terblokir.
  9. Kendaraan yang tidak dapat melalui jembatan atau terowongan karena ukuran atau tinggi yang tidak sesuai.
  10. Kendaraan yang terlalu banyak menggunakan jalur yang sama, sehingga menyebabkan kemacetan.
  11. Kendaraan yang mengalami kerusakan dan terhenti di tengah jalan.
  12. Kendaraan yang salah lalu di jalur yang tidak sesuai.
  13. Kendaraan yang tidak mematuhi aturan antrian, seperti salah masuk ke jalur yang tidak sesuai.
  14. Kendaraan yang terlalu banyak mengambil jalur yang sama di saat yang bersamaan, seperti saat keluar dari pertunjukan atau konser.
  15. Kendaraan yang membawa barang yang terlalu berat atau terlalu besar, sehingga sulit melalui jalan sempit atau rusak.
  16. Kendaraan yang terlalu banyak membawa penumpang, sehingga menyebabkan kemacetan di belakangnya.
  17. Kendaraan yang mengikuti kendaraan lain dengan jarak yang terlalu dekat, sehingga menyulitkan kendaraan lain untuk melalui.
  18. Kendaraan yang terlalu banyak menggunakan jalur yang sama di saat yang bersamaan, seperti saat masuk atau keluar dari gedung atau kompleks perumahan.
  19. Kendaraan yang tidak mematuhi aturan antrian, seperti salah masuk ke jalur yang tidak sesuai atau tidak memperhatikan rambu lalu lintas.
  20. Kendaraan yang terlalu banyak mengambil jalur yang sama di saat yang bersamaan, seperti saat masuk atau keluar dari event atau pertunjukan.

Saya bukan driver, bukan dishub, bukan polantas. Yang lebih pintar tentang lalu-lintas, mungkin punya daftar lain.

Written by Day Milovich

Webmaster, artworker, penulis tinggal di Rembang dan Kota Lama Semarang.

music love

Cinta dan Musik – Nietzsche

Opening Novel Legend of Two Cities, Charles Dickens