in

Melihat Tanaman

Apa yang terjadi dengan tanaman itu?

Tanaman yang tak pernah beranjak, tak-pernah bertengkar untuk mendapatkan matahari, langit, udara, dan terang. Berdiri di tanah terbuka. Hujan berbagi kepadanya. Sendirian. Tak pernah ia meminta menjadi raja di hutan. Hidup dan mati dalam kotor. Seperti petani yang tidak terus-menerus bekerja. Tanpa pernah meminta untuk memenangkan apa yang bisa ia bagi, atas matahari, langit, udara, dan terang. Di tangan yang mengerti, benih tertanam lagi, sebagaimana dulu ia memulai. Sedang dahan tidak tumbuh begitu saja. Angin yang kuat, langit yang lebih luas, selalu menjangkaunya. Tumbuh, berulang, di pertarungan yang lebih keras. Di mana ia tak beranjak, tak-pernah bertengkar. Bergerak sebatas tempatnya berdiri. Betapa kecil lingkaran yang ia jangkau, bagi yang tak pernah bergerak sepertinya, namun matahari dan langit berbagi. Kekotoran berubah menjadi rasa lezat. Tangan yang merasakannya, mengulang tanaman itu. Menanam lagi. [dm]

Written by Day Milovich

Webmaster, artworker, penulis, penambang crypto, redaktur Opini Pembaca di JatengToday.com, content creator Twitter @AsliSemarang, nggak pakai Facebook, aktif di Twitter @tamanmerah, pemilik SakJose.com, setiap minggu baca 2 buku, setiap hari selalu menulis dan menonton film.