in

Pencuri Kebudayaan

Sejatinya, tingkah dan cara-kerja Constantine, tidak berbeda dari seorang penyihir.

CONSTANTINE VS. PAPA MIDNIGHT. Dialog tentang pencuri kebudayaan. (Credit: NBC, Constantine series)

Constantine bertikai dengan Papa Midnite, seperti diceritakan dalam serial “Constantine”, dalam konflik berkepanjangan, antara pemburu-penyihir dan penyihir [jahat].

Sejatinya, tingkah dan cara-kerja Constantine, tidak berbeda dari seorang penyihir.

Menurut Papa Midnite, Constantine hanyalah seorang manusia yang mengerti cerita (sejarah) dan kegunaan benda-benda bertuah, dan perapal mantera, untuk menaklukkan para penyihir. Perapal mantera yang tepat. Pemakai benda pusaka bertuah.

“Kau tidak mengerti, kebudayaan di balik mantera dan pusaka yang kamu gunakan,” kata Papa Midnite kepada Constantine, dalam sebuah perburuan.

Quote ini mengejutkan, bagi saya, setelah menyadari sekeliling saya. Banyak manusia yang menjadi pengumpul cerita, memfungsikan sesuatu demi tujuannya, rajin mengambil yang terbaik demi keunggulan tertentu, namun tidak memahami seperti apa kebudayaan di balik apa yang mereka pakai. Mereka mengkonsumsi produk kebudayaan, tanpa memasuki kebudayaan itu.

Banyak orang mengkoleksi benda-benda bertuah, hanya sebatas mengerti ceritanya, atau memakai simbol-simbol verbal sebatas tahu penggunaannya. Memisahkan dari budaya di balik benda dan simbol-simbol verbal itu. Atau hanya untuk kepentingan jual-beli dan keuntungan pribadi.

Papa Midnite menyebut orang seperti ini sebagai “pencuri kebudayaan”. [dm]

metafora keserakahan manusia

509 Kata Pemicu Agar Orang Bertindak dan Membeli

Ending, Editing