in

Tindakan Mengubah Tindakan

Tindakan mengubah tindakan menjadi lebih baik. Tindakan mengubah tindakan lain.

(Credit: ShutterStock)

“Siapa” kamu. Melakukan “apa”. Bosan dengar pertanyaan itu.

Tidak harus. Siapa kamu, belum pasti menentukan apa yang kamu lakukan.

Siapa orang itu? Pejabat. Melakukan apa? Korupsi. Seharusnya, tidak. Namun itu sering terjadi.

Tindakan, bisa mengubah siapa kamu. Saya percaya itu. Ketika saya mengajak orang menulis dan bertindak dalam bentuk membuat website ini, pembaca berkembang dari 53 orang menjadi 200 kali lipat.

Tindakan mengubah tindakan. Tindakan yang “pernah” bisa menjadi lebih baik. Tindakan “ini” bisa mengubah tindakan “itu”.

Setelah ketahuan melakukan “tindakan” korupsi, “siapa” orang itu menjadi berubah. Dari “pejabat” menjadi “tidak pantas disebut sebagai pejabat”.

Setiap hari kita bercermin, melihat status, mengidentifikasi versi diri kita (antara imajinasi dan kenyataan).

Tidak jarang, kita menolak identitas itu. “Saya hanya manusia biasa. Saya bukan pemimpin”.

Tindakan, bisa mengubah seseorang. Dunia berubah. Peluang berubah.

Kita selaraskan identitas dengan dunia, jika tidak sesuai.

Ketika selaras, terjadi suara yang didengar, dari dalam. Bukan gema dan pengulangan. Tidak ” seperti seperti orang lain”. Tidak “sebagaimana orang lain”. Suara kamu akan didengarkan.

“Untuk melindungi duniaku, aku harus mengubah orang lain.”. Saya ingin tidak terganggu ketika sedang bekerja di dekatmu, kemudian, saya berbicara baik-baik kepadamu tentang pekerjaan saya.

Tindakan, mengubah suaramu. Mengubah suara orang banyak.

Tindakan mengubah tindakan. Menjadi lebih baik, mengubah tindakan kamu yang lain.

Kalau sekarang saya membaca untuk bersikap ilmiah (ini suatu tindakan),/cara saya berbicara (tindakan lain) akan berbeda.

Biasakan pikiran sejalan dengan tindakanmu. [dm]

Dalam Masa Menunggu

“Selalu” di Semua Tahapan