in

Win-Win Solution itu Tidak Ada

Dalam negosiasi, pasti ada yang kalah. Tidak ada yang sama-sama menang. Win-Win Solution itu masalah perspektif dan tujuan masing-masing.

Kalau kamu sebut “win” (menang), kamu anggap itu ada menang-kalah. “Win-Win Solution” itu soal perspektif. Dalam negosiasi, juga tidak ada “zero sum game“, karena negosiasi ataupun pertarungan bukanlah pertidaksamaan seperti dalam matematika.

“Win-Win Solution” tidak ada dalam negosiasi “cara saya”.

Saya punya alasan sendiri, mengapa “Win-Win Solution” itu tidak ada:

  • Negosiasi itu “persaingan sumber daya”. Lebih bersifat kompetitif, bukan kolaboratif. Menang di Pihak X bisa berarti kekalahan di Pihak Y.
  • Negosiasi bergantung pada persepsi nilai. Ada yang pasang nilai di keberhasilan tender, namun tidak semua pihak punya persepsi nilai yang sama. Kamu mengukur menang dari keberhasilan dapat tender, sedangkan saya merasa berhasil kalau setelah kamu memang, terjadi konflik internal di dalam tim kamu. Gagasan tentang menang itu relatif. Tujuan yang sudah berbeda, dan lebih rumit lagi kalau tujuan itu kita sembunyikan, maka akan ada perbedaan pandangan dalam menilai kemenangan.
  • Win-Win Solution dalam Real Politik .. seringnya terlalu idealis dan matematis. Dalam realitas negosiasi tidak seperti itu.

“Win-Win Solution”, ada atau tidak, bergantung pada konteks spesifik negosiasi, sikap para negosiator, dan bagaimana keberhasilan diukur.

Actionable:

Agar tujuanmu tercapai, sembunyikan tujuanmu. Buat musuhmu tidak mengerti tujuanmu. Biarkan dia merasa menang sejak awal. Berikan solusi kreatif, agar tidak ada yang merasa kalah. Kesepakatan itu fleksibel. Lebih baik pikirkan kemungkinan jangka panjang. [dm]

Written by Day Milovich

Webmaster, artworker, penulis tinggal di Rembang dan Kota Lama Semarang.

Ekonomi Pelanggan dan Akun Spanyol (Separo Nyolong)

Seni Negosiasi Agar Pihak Lawan Bilang “Iya”