(Credit: Reddit)
in

siklus rumah pasir

Puisi Day Milovich, “siklus rumah pasir”.

mata lelah mengadu pada pintu tertutup. halaman buku membuka-diri. aku menapaki tempatmu bermain, menunda sapa, berlain-lain. mimpi menyekap lanskap gelap. luka tumbuh, meretas tubuh. kau-aku berkeliaran, menemui diri-lain, berkejaran. tanpa jarak-tatap, gelap telah senasib dengan saling-lesap.

Written by Day Milovich

Webmaster, artworker, penulis tinggal di Rembang dan Kota Lama Semarang.

larung

zaman keemasan, guillotines