in

Begini Bisnis di balik Situs Porno

Menguasai 30% dari seluruh transfer data di internet. Secara tidak langsung didukung Google. Bagaimana situs porno mendulang bisnis di dunia maya?

Making Love, Mimpi Amerika

Situs porno dikembangkan Hollywood sebagai bagian dari “mimpi Amerika” (American dream). Fantasi seksual, disajikan dalam bentuk film. Birahi natural dan ritus kuno bernama persetubuhan, berubah menjadi “tontonan massal” dan “teknik bersetubuh”. Making love menjadi fucking. Imajinasi kolektif ini ditanamkan dalam kepala penonton. Film porno menjadi “karya seni otonom”, hanya memakai label dan category (threesome, amateur, gang bang, live cam, milf, dll.) seolah tanpa konteks dan tidak terlalu perlu cerita. Orang terpisah dari narasi, memasuki suasana monoton, dan membentuk ukuran mengenai “cantik”, “maskulin”, penjelajahan, dan pembebasan seks.

Behind the Scene

Para pengakses film porno, tampaknya perlu melihat “behind the scene” (cerita di balik pembuatan), tentang betapa susahnya membawa imajinasi penonton. Aktor sering bermasalah mengatasi ereksi. Sutradara film porno, sebagaimana sutradara film biasa, harus sering “cut” dan “action”, itu artinya aktor porno harus bisa menjaga stamina agar selalu “tegang” saat tuntutan kamera memanggilnya. Viagra dan caverject sering diinjeksikan agar ereksi tahan lama. Bagi bintang porno, ini bukan pekerjaan mudah untuk beraksi di bawah lighting, dikitari 15-20 crew yang menyiapkan setting, kamera, dan menontonnya,

Menyedihkan lagi saat seorang bintang porno berhadapan dengan kegilaan teknologi. Copy-paste di mana-mana. Pembajakan content dan pelarangan mengakses, seperti dua sisi mata uang bernama film porno.

Google Mendukung Bisnis Film Porno?

Sebagai mesin pencari terpopuler, Google mengeluarkan “peraturan” agar situs kamu bisa tampil nomor satu di halaman pertama Google, saat orang mencari kata-kunci tertentu. Trik ini juga menyedot kecenderungan orang untuk mencari content porno.

Menghasilkan uang online, bisa dengan cara membuat situs porno. Dengan sedikit pembayaran, memiliki rekening PayPal (sistem pembayaran online), kamu bisa mendapatkan 100 dolar per minggu dari situs porno. Uangnya bisa berasal dari pendapatan jumlah kunjungan maupun dari orang yang membeli akses dan service di situs porno.

Jumlah orang yang tertarik mengakses content porno di internet serta jumlah orang yang membisniskan, memiliki statistik mencengangkan. Singkatnya, kalau mau banyak kunjungan, berdamailah dengan Google, sebab semua orang mencari dari/dengan Google.

4,4 Milyar Kunjungan per Bulan

Menurut Google DoubleClick Ad Planner, yang mengawasi tingkah laku orang-orang berinternet se-dunia, situs XVideos, situs pornografi terbesar sedunia, mendapatkan 4,4 milyar kunjungan per bulan. Jumlah ini setara dengan tiga kali kunjungan situs CNN (Cable News Network) atau ESPN (channel bola).

Angka kunjungan ini tentu semakin meningkat.

Perbedaan mendasar antara situs porno dan bukan, sebenarnya ada di tingkat-kunjungan (traffic) dan bandwith. Situs porno mendapat kunjungan berdurasi 10-20 menit, sedangkan situs biasa dan situs berita, mendapat kunjungan, rata-rata 3-6 menit. Streaming video di situs porno, tentu saja lebih berat dan membutuhkan koneksi cepat. Situs porno besar, rata-rata mengerjakan 50-200 Terabytes data video porno.

Semakin lama, jumlah ini lebih mencengangkan lagi, sejalan dengan temuan teknologi hardware terbaru.

Harga Infrastruktur Murah dan Rahasia

Harga infrastruktur untuk mengembangkan situs porno lebih murah. Bias dengan sistem beli akses, atau sewa-pakai, atau menjadi perantara, yaitu kamu membuat situs porno dengan content yang berasal dari situs-situs besar.

Aplikasi mereka sangat lengkap. Hanya dengan membayar sekian ratus dolar, bisa untung 100 dolar per minggu. Cara ini bahkan diajarkan di situs terkenal semacam DigitalPoint. Media penyimpanan semacam Backblaze bias menyimpan 135 Terabyte data hanya dengan harga $7,400. Selisihnya jauh dibandingkan dengan harga eceran hardisk 1 Terabyte yang harganya 1 jutaan.

Situs porno dikerjakan dengan pemrograman professional. Ada pemblokiran, mereka mengajarkan caranya menghindari pemblokiran di negara tempat pengunjung situs berasal. Google dengan senang hati menyediakan open DNS yang memungkinkan seorang pengakses di Indonesia hanya perlu merubah setting koneksi tanpa harus install satu aplikasi, agar bisa mengakses content pornografi. Situs porno boleh dibilang selalu mendahului teknologi lain dalam menyajikan content.

Internet, 30% untuk Pornografi

Situs YouPorn memuat lebih dari 100 Terabyte data, dan melayani lebih dari 100 juta kunjungan dan transfer data 950 Terabyte setiap hari. Dalam sedetik, situs YouPorn bisa membuka 4000 halaman, atau sama dengan mentransfer 10 dual-layer DVD setiap detik. YouPorn dikerjakan dengan server Redis dan nginx.

Ada belasan situs dengan skala kecepatan YouPorn dan ratusan situs lain di bawahnya. Singkatnya, setiap detik, 30% data yang ditransfer di internet adalah pornografi.

Pornografi di internet adalah bisnis menggiurkan dan selalu diminati. Koneksi cepat adalah prasyarat menikmati pornografi di internet. Jika tidak, kamu harus download dan menikmatinya di laptop atau piranti mobile. Faktor inilah yang menyebabkan banyaknya content pornografi tersebar secara offline, atau, tersebar di hosting gratisan semacam YouTube. Bandwith rendah, kecepatan koneksi rendah, adalah salah satu biang maraknya penyebaran content pornografi di ponsel yang ada di genggaman semua orang.

Selain jumlah kunjungan dan pembajakan, masih ada kosmetika, sex toys, trend rambut dan body care, yang ada di balik film porno.

Bisnis penggandaan content porno lebih menguntungkan daripada narkoba, lebih sulit dilacak, dan tidak kelihatan kekuasaan siapa yang ada di baliknya.

Setelah fantasi terbentuk, orang akan merasa terasing dengan tubuhnya, mengalami alienasi. Mereka sibuk memutihkan badan, memperkuat vitalitas, atau mempercantik diri untuk melembagakan pornografi di tubuhnya, membiarkan orang lain mengalami tubuh kita. Berfantasi, membeli, menyebarkan imajinasi kolektif bernama pornografi.

Secara tidak sadar, 30% transfer data di internet adalah untuk pornografi. Jika kamu mengaksesnya, jumlah itu akan terus bertambah. [dm]

What do you think?