in

6 Aturan Menulis dari George Orwell

Yang ngehit dengan “show don’t tell” dalam menulis, ini detailnya..

6 Peraturan Menulis dari George Orwell

  1. Jangan pernah memakai metafora, simile, atau figur pembicaraan lain yang sudah biasa kamu lihat di media cetak.
  2. Jangan pernah memakai kata-kata panjang jika bisa kamu pakai kata-kata singkat.
  3. Jika mungkin memangkas kata, pangkaslah selalu.
  4. Jangan pernah memakai kalimat pasif jika kamu bisa memakai kalimat aktif.
  5. Jangan pernah memakai istilah asing, kata-kata ilmiah, atau suatu jargon jika kamu punya istilah yang sepadan.
  6. Langgar aturan-aturan itu lebih cepat, daripada kamu mengatakan secara langsung dan biadab.

Selain itu, perhatikan ini:

  1. Tunjukkan hal-hal yang #berubah. Bukan hanya apa yang terjadi. Alur cerita bukan rentetan tindakan. Pastikan ada perbaikan, kejutan, dan itu berarti: perubahan.
  2. Pelajari contoh #negatif dari kegagalan di setiap kategori sebelum mereka mempelajari contoh positif. Kalau kamu membaca contoh-contoh terbaik, kamu tidak tahu di mana buruknya. Hapus klise.
  3. #Lakukan. Jangan duduk dan bercerita. Buat orang merasakan gerakan, perspektif per karakter, dan tidak mendengarkan orang berbicara terlalu banyak.
  4. Gunakan #presisi. Bukan hiperbola.
  5. Selagi bisa kamu #hapus, hapuslah. Ceritakan secara efisien, buang yang tidak berguna.
  6. Tidak ada aturan terakhir. Tambahkan aturanmu di sini.

Written by Day Milovich

Webmaster, artworker, penulis, penambang crypto, redaktur Opini Pembaca di JatengToday.com, content creator Twitter @AsliSemarang, nggak pakai Facebook, aktif di Twitter @tamanmerah, pemilik SakJose.com, setiap minggu baca 2 buku, setiap hari selalu menulis dan menonton film.