in

Menulis dengan Kendali Penuh

Bukan sekadar merasa bebas. Banyak faktor lain kalau mau menulis dengan kendalimu sendiri.

Bisa menulis tanpa kendali orang lain, itu hak istimewa, yang tidak dimiliki semua penulis.

Kalau apa yang kamu tuliskan tidak lagi sejalan dengan kesukaanmu, di situlah kamu merasa tidak bisa mengendalikan kreativitasmu secara penuh.

Jika sedang latihan, tidak masalah.

Saya pernah mengalami, ingin menulis puisi, namun mengalami kesulitan awal: bagaimana mengerjakan metafora, menjelajahi arti kata, dst. Namun setelah lama, saya merasa mengendalikan apa yang saya lakukan. Menulis dengan ide sendiri, bukan atas perintah orang lain, bukan untuk menyenangkan orang lain.

Tidak terjadi, ketika kamu memaksakan diri menulis sesuatu yang kamu tidak suka.

Bisa menulis kapan saja. Ini berkaitan dengan piranti. Jangan sampai ada hambatan di piranti. Kamu tidak tahu, ide akan datang kapan. Yang perlu kamu kenali adalah pemicunya. Yang penting, ketika ingin menulis, kamu bisa tuangkan idemu kapan saja. Komputer atau laptop yang booting dalam hitungan detik. Aplikasi mobile yang tidak perlu loading. Kertas dan pensil. Yang lebih penting dari itu, perangkat berpikir. Metode berpikir yang kamu kuasai, memungkinkan kamu bisa memproses idemu, kapan saja.

Menyunting tulisanmu sendiri. Bulan ini, saya mendapatkan tawaran dari 2 media, untuk membuat username sendiri, rubrik sendiri, topik yang saya pilih sendiri, dan mereka tidak akan edit tulisan saya. Selain itu, mereka akan memberikan uang bulanan jika saya mau menulis.

Kamu dapat uang dari menulis. Gaji bulanan, kalau perlu.

Kamu tahu konsekuensi dari tulisanmu, dalam jangka-panjang. Ada konsekuensi baik-buruk. Dapat bully, intimidasi, like, ada banyak kemungkinan menanti. Yang penting, kamu menulis bukan demi konsekuensi ini.

Kamu bisa bekerja dari mana saja. Tidak harus di ruang yang steril, tidak harus di sini, tidak harus menunggu tenang dan sepi. Kamu perlu latihan untuk bisa menulis dari mana saja.

Tidak berhenti pada 1 bentuk, 1 topik, 1 media, 1 cara menulis, dan 1 gaya. Jangan biarkan dirimu bosan dengan dirimu sendiri. Dunia ini luas, cobalah jelajah, jangan berhenti di zona nyaman. [dm]

Written by Day Milovich

Webmaster, artworker, penulis, penambang crypto, redaktur Opini Pembaca di JatengToday.com, content creator Twitter @AsliSemarang, nggak pakai Facebook, aktif di Twitter @tamanmerah, pemilik SakJose.com, setiap minggu baca 2 buku, setiap hari selalu menulis dan menonton film.