in

Inspirasi Menulis yang Tiada Habis

Perhatikan “manusia” di sekeliling kita. Itu inspirasi yang tiada habis.

Sekalipun kamu baca Google Research, disertasi doktoral, berita terbaru, postingan dari artikel premium, semua itu berasal dari “manusia”. Mereka menjawab pertanyaan dan melakukan riset, seperti.. apa yang bisa kamu lakukan dengan orang-orang di sekitarmu.

Amati kembali manusia di sekitarmu.

Percakapan. Orang asing. Pikiranmu sendiri. Status di WhatsApp dan media sosial. Rumor dan issue. Berita terbaru.

Kamu tidak mencuri atau mencontek. Kamu memperhatikan manusia lain.

Beberapa adegan ini, tanpa pikir-panjang, sering kita lakukan.. Chat di WhatsApp, memesan kopi di kafe, berkomentar di forum, melihat tren, dll.

Pancing pikiranmu sendiri dengan pertanyaan mendasar: apa, mengapa, kapan, di mana, siapa, dan bagaimana. Saya mudah terpancing ketika melihat konteks yang berbeda, percakapan yang aneh, kosakata yang saya belum mengerti, cara yang mengganjal dan ingin saya perbaiki.

Yang saya lakukan pertama kali adalah “menulis sebaris catatan” tentang apa yang #sedang terjadi. Baris itulah yang akan saya ekstrak nanti, ketika saya sedang sendirian.

Mengapa ada pengamen berkostum badut di lampu merah? Mengapa minyak goreng naik? Mengapa orang ini bekerja dengan cara itu?

Jauh sebelum kamu pastikan suatu ide itu menarik atau tak-menarik, kamu harus lakukan pengamatan, terutama terhadap manusia lain.

Tidak ada yang tidak menarik. Yang ada adalah “saya” yang tidak tertarik.

Itu sebabnya, pikiran harus selalu “menulis” sekalipun tanpa alat pencatat. Bertanya, berinteraksi, mengamati — manusia lain.

Saya punya daftar dan cerita bagaimana saya terapkan “seni mengamati“, untuk dapat ide menulis. Hasilnya, saya tidak pernah kehabisan ide.

Kamu perlu coba, secara total mengamati sekelilingmu dalam sehari. Pikiran selalu dalam keadaan “menulis” dan optimasi indera. [dm]

Written by Day Milovich

Webmaster, artworker, penulis, penambang crypto, redaktur Opini Pembaca di JatengToday.com, content creator Twitter @AsliSemarang, nggak pakai Facebook, aktif di Twitter @tamanmerah, pemilik SakJose.com, setiap minggu baca 2 buku, setiap hari selalu menulis dan menonton film.