Ilustrasi untuk tulisan tentang perangkat dan piranti digital untuk menulis
Pastikan tidak ada lagi hambatan-teknis terkait menulis. (Credit: givingcompass)
in

Daftar Aplikasi untuk Menulis (Garansi: Tidak Ada Hambatan-Teknis Lagi)

Bisa kamu terapkan di Macbook, Windows 10, dan Android. Lebih fokus, lebih produktif.

Problem menulis, sering bukan tentang bagaimana cara menulis. Banyak orang gagal menulis, salah satunya, karena tidak menyiapkan piranti dan perangkat untuk menulis.

Mereka sudah dapat bahan, punya mood, memilih ruang tenang, namun waktu banyak terkuras habis karena menghadapi kendala teknis. Itu bisa berupa error, inefisiensi waktu, terlalu banyak iklan, dan tidak tahu perangkat yang paling tepat untuk menyelesaikan masalah.

Tulisan ini berisi ringkasan, link, dan tips terbaik di sini, agar tidak ada lagi hambatan teknis terkait proses menulis. Tinggal sesuaikan sendiri, sesuaikan dengan kondisi kamu.

Contents

  • Install MacBook 13 Pro tanpa AppStore
  • Mengapa Saya Menuliskan Panduan Ini
  • Demistifikasi Windows 10
  • Download Windows 10 Enterprise Terbaru (Dec 2019)
  • Download Windows 10 dan Office 2019 dalam 1 Bundle
  • Windows 10 Pro 19H1 v1903 Build 18362.356 With Office 2019 64bit [September 2019]
  • Rufus – Instalasi Windows 10 dari Flashdisk
  • Pindahkan User Folder Windows 10 ke Drive D:
  • Download Microsoft Office Langsung dari Server Microsoft
  • Aktivasi Windows 10 dan Office 2019
  • Buat Windows 10 Lebih Cepat dan Lebih Aman dengan GetBlackBird dan Win10Privacy
  • Download Google Chrome Terbaru
  • Browser Ungoogled Chromium untuk Semua Operating System
  • Kiwi Browser – untuk Android dengan Fitur Google Chrome Desktop
  • Extension dan Bookmarklet
  • https Everywhere – Browsing Selalu Aman
  • uBlock Origin – Pemblokir Iklan dan Elemen Web
  • Bookmarklet untuk Edit Halaman Web Secara Langsung
  • Save Foto tanpa Batas, Gratis, dengan Google Photos (Bukan Hanya 16GB)
  • Degoo – Simpan File Online 100GB Gratis, Terenkripsi
  • Simpan File Tanpa-Batas dengan Telegram
  • Google Keep untuk Microblog dan Mengelola Referensi
  • Panduan Mengutip Referensi Ilmiah
  • Panduan Memakai Google Keep dan Google Doc untuk Menulis Artikel dan Makalah.
  • 40+ Tip Memakai Google Docs
  • Mengapa Saya Tidak Aktifkan PlayStore
  • Menonaktifkan Aplikasi Sistem di Android Mi 6x tanpa Root
  • Membatasi Koneksi Background di Mi 6x tanpa Root
  • Tanpa PlayStore, Download Aplikasi Android Premium
  • Voice Notebook – Mengubah dari Ucapan Menjadi Teks
  • Hi-Q mp3 Voice Recorder – Perekam Suara Kualitas Studio Musik
  • OCR Scanner – Ubah Halaman Buku Menjadi Text
  • dari Screenshot Menjadi Teks
  • Google Translate – Penerjemah Terbaik
  • Mengetik Extended Character
  • Periksa Ejaan Langsung dari Google Chrome
  • Menulis Langsung di Browser dengan Telegra.ph
  • FiiNote – Pencatat Ampuh
  • Download Office Mobile dari Microsoft (Update 8 Januari 2020)
  • Menulis Fiksi dengan Novelist

Saya memakai operating system Windows 10, Linux, Apple, dan Android. Saya memakai 2 laptop. Sebenarnya, 1 saja sudah cukup. Laptop 1 dengan operating system Windows 10 64bit.. Ada flashdisk Toshiba Trans-Memory 32GB yang saya jadikan USB Live Persistence Kali Linux 2020, yang sering saya pakai untuk hacking, selain memakai Termux di Android Mi 6x. Dengan flashdisk dan Android, saya bisa lebih mobile. Sedangkan laptop yang lain, berupa MacBook 13 Pro, ini yang sering saya pakai untuk menulis. Saya tidak memakai AppStore dari Apple. Untuk update aplikasi premium, saya download dari torrent.

Install MacBook 13 Pro tanpa AppStore

 

 

Apa yang akan kamu baca ini, hanyalah cerita panjang yang telah saya ringkas, terbaik, dan berdasarkan pengalaman, agar proses menulis-kreatif tidak terhambat kendala teknis.

Jangan meremehkan kendala teknis. Laptop dan Android itu lebih dari sekadar alat. Kamu tidak bisa mengabaikan kekuatan teknologi yang mengubah hidup milyaran manusia. Bukan seorang penulis kalau mengabaikan kekuatan sekitarnya dan tidak mengamati apa yang ada di tangannya.

Mengapa Saya Menuliskan Panduan Ini

Banyak penulis tidak tahu strategi yang tepat untuk mendokumentasikan literatur dan tulisan mereka. Ada ribuan pilihan, terkait piranti dan perangkat untuk menulis; tulisan ini akan memberikan perspektif baru berdasarkan pengalaman saya.

Pengamatan membutuhkan perekaman. Harus cepat, memperhatikan akurasi, dan tertata dengan baik. Saya mengandalkan pencatatan, agar lebih mudah mengingat-kembali apa yang telah saya pelajari. Pepatah lama meingatakan, “Tinta yang paling pucat, lebih membekas daripada ingatan”. Kalau kamu sudah menetapkan untuk menjadi penulis, jangan berhenti mengamati. Hasilnya harus bisa kamu akses kapan saja, terorganisasi secara rapi.

Singkatnya: perekaman, dokumentasi, dan pengarsipan kamu di komputer dan dan Android harus bagus.

Demistifikasi Windows 10

Saya memakai Windows 10 64bit (selain Android, Linux, dan MacOS). Kalau masih berada di Windows 7 atau Windows 8.1, saya sarankan upgrade ke Windows 10.
Mitos lama mengatakan, Windows 10 itu sulit-dipakai, berat (membutuhkan spesifikasi hardware bagus), mahal, dan tidak aman (selalu dipantau Microsoft).
Salah besar. Apa yang saya suka dari Windows 10? Operating system ini lebih mudah dipakai. Bisa berjalan di RAM di bawah 4GB dan lancar. Asalkan tidak untuk pekerjaan editing grafis dan multimedia (audio, video) yang berat. Windows 10 menyediakan versi gratis, yang nanti bisa kamu upgrade sendiri.
Berita buruknya, memang bukan rahasia, kalau Windows 10 punya bawaan jahat: banyak aplikasi yang “tidak perlu” dan Microsoft melakukan pengintaian (melalui update dan telemetri). Saya akan ajarkan cara mencopot aplikasi yang tidak berguna ini, membuat Windows 10 lebuh cepat 300%, dan kamu bisa fokus menulis.

Download Windows 10 Terbaru, Tercepat

Biasanya saya download Windows 10 terbaru dari RG Adguard. Bentuknya file .iso yang bisa kamu jadikan bootable flashdisk dengan Rufus.

Download Windows 10 Enterprise Terbaru (Dec 2019)
//tb.rg-adguard.net/public.php

Download Windows 10 dan Office 2019 dalam 1 Bundle

Hanya 4.7GB, sudah berisi Windows 10 dan Office 2019. Cocok untuk install komputer. Kalau mau bundle Windows 10 dan Office 2019, dalam 1 file .iso, yang nanti bisa kamu pakai untuk install, bisa menggunakan link ini:

Windows 10 Pro 19H1 v1903 Build 18362.356 With Office 2019 64bit [September 2019]
//googledrive

Rufus – Instalasi Windows 10 dari Flashdisk

Kamu membutuhkan Rufus, untuk menuliskan file .iso ke flashdisk, agar bootable dan bisa install operating system Windows 10 ke komputer lain.

  1. Download dengan koneksi dewa. Simpan file .iso hasil download.
  2. Install Rufus.
  3. Masukkan flashdisk kosong 8GB (disarankan: 16GB).
  4. Jalankan Rufus. “Burning” file .iso sebagai bootable flashdisk.
  5. Sebelum install, pastikan kamu sudah backup data. Sebaiknya, clean install.
    Setelah selesai, sekarang kamu punya flashdisk untuk install Windows 10.
  6. Tancapkan flashdisk ke laptop yang mau kamu install, dalam keadaan mati.
  7. Masuk ke BIOS, ubah urutan boot: flashdisk di urutan pertama. Pilih Legacy, jangan UEFI untuk menghindari error. Save and exit.
  8. Install Windows 10.

Tidak sampai 15 menit, instalasi selesai dan Windows siap dipakai.

Pindahkan User Folder Windows 10 ke Drive D:

Ada satu langkah penting, yang jarang dilakukan orang, setelah install Windows, yaitu: memindahkan user folder ke drive lain. Kamu juga bisa lakukan cara ini, sebelum install Windows.

User folder di Windows 10: Documents, Downloads, Desktop, Music, Pictures. Folder ini dipakai untuk simpan data.

Mengapa perlu memindahkan user folder?

Skenario terburuk yang sering terjadi: Windows error, tidak bisa login, lambat, atau kamu merasa harus install-ulang Windows. Tentunya, harus memindahkan data lebih dulu ke drive lain.

Tidak semua orang punya HDD atau SSD eksternal, untuk memindahkan data. Kadang, space tidak cukup. Kalaupun bisa backup data, waktu kamu habis hanya untuk memilih dan memindahkan data di user folder.

Sebagai tindakan pemcegahan, pindahkan lokasi My Documents ke Drive D:. Dengan begitu, kalau Windows error sampai parah, kamu tidak takut install-ulang Windows.

Memindahkan User Folder ke Drive D:

  1. Buat folder bernama “CON” di Drive D:. Folder ini nggak bisa kamu Rename. : ) )
  2. Buka Windows Explorer > Quick Access > klik folder yang mau kamu pindahkan, misalnya: My Documents
  3. Klik kanan > pilih Properties > Location > Move > arahkan ke folder D:\CON > klik Select Folder > klik Yes.
Cara memindahkan folder user Windows 10
Pindahkan folder user ke drive D:, setelah instalasi, agar tidak repot backup data.

 

Cara tercepat memindahkan folder user di Windows 10.
Memindahkan folder user setelah install Windows, untuk antisipasi kerusakan di Drive C: agar tidak perlu backup data sebelum format partisi.

Setelah langkah ini kamu lakukan, sekarang setiap simpan data, akan dimasukkan ke user folder yang sudah berada di DRIVE d: folder CON.

Download Microsoft Office Langsung dari Server Microsoft

Kalau mau download dan install Microsoft Office, langsung dari server Microsoft, gunakan link ini. Ada paket Office Bahasa Indonesia. Asli dari Microsoft.

Download Microsoft Office
//tb.rg-adguard.net/public.php

Aktivasi Windows 10 dan Office 2019

Problem berikutnya, setelah install Windows: aktivasi Windows 10 dan Office. Gunakan KMS Auto. Download KMS Autor. Jalankan. Klik “Windows Activation”. Tunggu sampai ada tulisan “done”. Klik “Office”. Tunggu sampai selesai. Windows dan Office sudah aktif.

KMS Auto
//kmsauto.info/

Buat Windows 10 Lebih Cepat dan Lebih Aman dengan GetBlackBird dan Win10Privacy

Download aplikasi Blackbird dan Win10 Privacy

Blackbird
//getblackbird.net

Matikan koneksi internet. Jalankan Get Blackbird sebagai Administrator dari cmd. Kemudian tekan Enter. Pilih opsinya, jalankan, tunggu sampai selesai. Restart.

Win10 Privacy
//winprivacy.de/english-home/

Jalankan Win10 Privacy. Klik tanda cek pada semua baris dan semua tab. Semua, jangan ada yang terlewatkan. Klik Apply This Settings. Restart komputer.

Windows 10 akan sangat cepat, privasi terjaga, dan pekerjaan lancar.

Browser

Selama menulis, saya sangat mengandalkan browser, terutama untuk search Google, membuka Facebook, download, membaca artikel premium di Medium, mengakses gmail, dan kirim lokasi saya sekarang. Pekerjaan saya tidak terlepas dari browser.

Browser yang saya sarankan, untuk versi Desktop, gunakan: Google Chrome.

Download Google Chrome
//google.com/chrome

Untuk versi Android, saya pasang di Home screen, agar mudah diakses. Google Chrome punya kemampuan yang menurut saya belum tertandingi: sangat hemat data, bisa menerjemahkan halaman yang berbahasa asing.

Kalau terobsesi keamanan, gunakan browser Ungoogled Chromium.

Download Ungoogled Chromium
//ungoogled-software.github.io/ungoogled-chromium-binaries/

Untuk browser mobile, gunakan Kiwi Browser.

Fitur ampuhnya, bisa pasang extension sebagaimana Chrome versi Desktop. Speed mantap, punya pemblokir iklan bawaan, disable AMP, pemblokir tracker, dan tetap bisa Translate.

Download Kiwi Browser
//kiwibrowser.com

Boleh saja terobsesi kecepatan dan privacy, namun tidak ada yang benar-benar cepat sekaligus aman. Untuk browsing biasa, seperti saya memakai UC Browser Turbo yang tanpa-iklan. Kelebihan browser ini, loading sangat cepat, bisa zoom-in dan usap kanan-kiri untuk backward dan forward url yang kamu buka; tetapi tidak bisa Translate.

Jangan sampai browser bermasalah.

Extension dan Bookmarklet

Biasakan Sign-in ke browser dengan Gmail yang sering kamu pakai, agar mudah melakukan sinkronisasi, login ke akun lain dengan akun Google kamu. Dengan sekali pengaturan extension dan bookmarklet, bisa kamu pakai di piranti lain. Extension, yang penting untuk keamanan dan efisiensi pekerjaan.

https Everywhere – Browsing Selalu Aman

Ekstensi ini berfungsi untuk selalu meminta koneksi https ketika browsing. Buatan ToR Project dan EFF. Akibatnya, kamu selalu membuka website apapun, dengan koneksi https (http secure). Tidak ketemu warning ”
//eff.org/https-everywhere

uBlock Origin – Pemblokir Iklan dan Elemen Web

Pemblokir iklan terbaik. Bisa sembunyikan elemen non-iklan yang mengganggu pemandangan, terutama web yang sering kamu buka. Bisa blokir berdasarkan domain. Ini bisa mempercepat loading, hemat data, dan lebih aman.
//chrome.google.com/webstore/detail/ublock-origin/cjpalhdlnbpafiamejdnhcphjbkeiagm

Bookmarklet untuk Edit Halaman Web Secara Langsung

Buat bookmarklet yang berfungsi untuk menyunting halaman web secara langsung.

Ini berguna ketika kamu membuka halaman web, kemudian ingin copy-edit suatu paragraf, tinggal klik bookmarklet itu, kemudian klik paragraf yang mau kamu edit.

  1. Buka chrome://bookmarks di Chrome.
  2. Pilih Bookmarks bar
  3. Pada menu kebab (titik-tiga di kanan-atas), pilih Add Bookmark
    Name: edit-page *) nama ini terserah.
    url: copy paste code bookmarklet.
  4. Save
  5. Bookmark > Aktifkan Show bookmarks bar

Code bookmarklet untuk edit halaman web secara langsung:

javascript:document.body.contentEditable = 'true'; document.designMode='on'; void 0

Save Foto tanpa Batas, Gratis, dengan Google Photos (Bukan Hanya 16GB)

Google Drive punya kecepatan bagus, namun terbatas 16GB. Perhitungan ini termasuk attachment di email, slide, backup chat WhatsApp, dll.

Setting google photos untuk upload unlimited
Pengaturan sekali di Google Photos. Pilih upload ke “High”. Upload foto tidak dibatasi 16GB, melainkan: tanpa batas (unlimited). (Credit: google photos)

Pengaturan Google Photo untuk Upload Tanpa Batas

  1. Sign-in ke Google
  2. Buka Google Photos.
  3. Buka Settings (Pengaturan).
  4. Pilih “High quality” (free unlimited storage).
  5. Setelah itu, kamu bebas upload foto.

Degoo – Simpan File Online 100GB Gratis, Terenkripsi

Buka browser, register ke Degoo. Pasang aplikasi Android Degoo. Kamu bisa dapat 100GB penyimpanan online gratis, terenkripsi, di Degoo

Degoo
//degoo.com

Simpan File Tanpa-Batas dengan Telegram

Telegram bukan sekadar aplikasi chat. Telegram punya bot. Kirim dan simpan file tanpa batas.
Gunakan aplikasi Graph Messenger. Ini modifikasi terbaik untuk Telegram, punya fitur sangat banyak, termasuk pengelolaan file. Kamu bisa simpan file unlimited menggunakan Telegram.

Google Keep untuk Microblog dan Mengelola Referensi

Referensi adalah sumber yang akan kamu masukkan ke dalam tulisan. Ini bisa berupa halaman buku, gambar atau foto, suara, dan video.

Untuk menulis, biasanya kamu tidak melewatkan pengulangan aktivitas berikut: browsing, mencari content yang relevan dengan tulisanmu, mengutip, mencantumkan sumber, kemudian gunakan outline, dan menyusun menjadi tulisan utuh.

Jadinya, nanti koleksi referensi kamu, akan menjadi bahan yang siap disisipkan seperti ini:

cara mengelola referensi dengan google keep
Browsing, koleksi bahan untuk tulisan, cantumkan sumbernya, kemudian masukkan ke dalam tulisan kamu. Sangat efisien untuk penulisan. (Credit: zapier)

Gunakan Google Keep. Bisa kamu akses dari browser, aplikasi Android, atau extension Chrome. Mudah kamu sinkronisasi antar-piranti.

Google Keep

Google Keep Extension 
//chrome.google.com/webstore/detail/google-keep-chrome-extens/lpcaedmchfhocbbapmcbpinfpgnhiddi

Google Keep dari Browser
//keep.google.com/

Google Keep punya fitur microblog. Kamu bisa sisipkan image, tag, dan link. Selain itu, bisa berfungsi sebagai OCR, edit di tempat.

Gunakan warna sama, jika sedang mengerjakan 1 judul. Misalnya, tandai paper yang sedang kamu kerjakan sekarang dengan warna background kuning mentah.

Kalau memakai pedoman MLA8 (Modern Languange Association), hasilnya seperti ini:

Media, Kompas. "Dilema Pembelian Rusunami DP Rp 0, Antara Penghasilan Rendah dan Tingginya Cicilan". KOMPAS.Com, 2019, https://megapolitan.kompas.com/read/2019/12/18/06274211/dilema-pembelian-rusunami-dp-rp-0-antara-penghasilan-rendah-dan-tingginya. Diakses 18 Dec 2019.

Panduan Mengutip Referensi Ilmiah
http://www.citethisforme.com/

Panduan Memakai Google Keep dan Google Doc untuk Menulis Artikel dan Makalah.
//zapier.com/blog/google-keep-google-docs/

40+ Tip Memakai Google Docs
//zapier.com/blog/google-docs-tips/

Mengapa Saya Tidak Aktifkan PlayStore

PlayStore menawarkan kemudahan: gratis dan mudah update. Kenyataannya, ada yang nggak enak di balik “gratis”. Banyak malware, penuh iklan, dan kalau mau beli versi premium, prosesnya ribet.

Alasan saya tidak memasang PlayStore

  1. PlayStore nggak aman. Sering kemasukan malware yang lolos dari deteksi. Yang berbahaya lagi, kalau ada koneksi dan perizinan yang tidak terdeteksi ketika install aplikasi.
  2. PlayStore penuh iklan, yang ditanamkan melalui aplikasi gratisan.
  3. Download aplikasi premium, pro, atau berbayar, prosesnya ribet.
  4. Yang tidak menyenangkan, PlayStore menjalankan koneksi nyaris tanpa-henti, di balik layar, yang membuat Android selalu bekerja. Iklan banyak berarti interupsi perhatian yang menentukan “keputusan bawah-sadar” (untuk mengikuti atau membeli). Boros data, perhatian, dan baterai.

Kalau sayang waktu dan sayang anak, aturlah Android agar tidak menampilkan iklan dan pastikan kamu tahu apa yang terjadi pada Android kamu.

Berita buruknya, PlayStore tidak bisa kamu uninstall (termasuk produk Google lain: YouTube, GMail, dll.), kecuali kamu root Android. Berita baiknya, saya punya cara untuk menonaktifkan PlayStore (dan produk Google lain), tanpa perlu root. Hanya sekali pengaturan, selanjutnya, PlayStore tidak aktif.

Menonaktifkan Aplikasi Sistem di Android Mi 6x tanpa Root

  1. Buka Settings > Data Usage > pada Data Usage Notificatios, aktifkan (geser tombol ke kanan). Sekarang, kalau mau tahu pemakaian data hari ini (hari ini, sejak jam 24.00 malam), tinggal usap layar ke bawah.
  2. Tap pada notifikasi pemakaian data.
  3. Pilih Restrict Data Usage
    Saya memakai dual-SIM. Koneksi internet hanya melalui SIM-1 dan WLAN (WiFi).
  4. Pilih System Apps *) karena mau menonaktifkan produk Google.
  5. Pilih produk yang mau kamu non-aktifkan, klik tanda centang hijau menjadi tanda silang merah. Lakukan ke semua produk yang tidak berguna.

Apa artinya kalau ada tanda silang merah? Aplikasi itu ada, namun tidak boleh memakai koneksi internet dari SIM-1.

Untuk SIM-2, tidak saya pakai untuk koneksi internet, jadi saya silang (paling atas). Bawahnya tersilang semua. Artinya, aplikasi tidak boleh memakai koneksi internet. Pada SIM-1, klik dari tanda hijau agar menjadi tanda silang merah, aplikasi yang tidak boleh dijalankan.

Membatasi Koneksi Background di Mi 6x tanpa Root

Tanpa sepengetahuan pemakai, Android sering melakukan koneksi di balik layar, tanpa sepengetahuan pemakai.

  1. Tap pada notifikasi pemakaian data.
  2. Pilih Restrict Data Usage
  3. Klik menu kebab (tanda titik-tiga di kanan-atas)
  4. Pilih Background Connection
  5. Nonaktifkan koneksi background pada aplikasi yang kamu pilih.

Ini berarti, kalau tidak sedang dibuka, aplikasi ini tidak boleh menjalankan proses.
Dengan cara ini, Android tidak dipaksa bekerja di balik layar dan kamu tahu aplikasi apa yang sedang terhubung internet.

Tanpa PlayStore, Download Aplikasi Android Premium

Download Aplikasi Android Premium, dari sini:

  1. ApkTops.ir *) Berbahasa Iran. Klik judul postingan, cari tombol hijau yang bawah. Download tanpa redirect, tanpa waktu-tunggu.
  2. apk4free.net  *) Search, baca fitur, klik Download.
  3. Gunakan ACMarket. Download, install, cari aplikasi premium, kemudian install. Bisa update sebagaimana PlayStore. Bedanya, yang di sini aplikasi premium, tanpa perlu bayar.

Aplikasi Android yang saya jelaskan di bawah ini, saya download dari AC Market.

Voice Notebook – Mengubah dari Ucapan Menjadi Teks

Kalau sedang ada acara, kelamaan kalau saya menulis. Saya tinggal bicara, jadi tulisan. Edit nanti.

Gunakan Voice Notebook – continuous speech to text, keluaran Simple SEO Solutions. Hanya 2.87MB.

Aplikasi ini bisa mengubah ucapan menjadi teks (speech to text).
Buka aplikasi, download file bahasa, misalnya pilih ID untuk Bahasa Indonesia atau EN untuk tes kesaktian pronounciation. Setelah download file bahasa (hanya sekali), kamu bisa pakai aplikasi ini, tanpa internet.

Hi-Q mp3 Voice Recorder – Perekam Suara Kualitas Studio Musik

Wawancara (langsung ataupun tersembunyi), butuh perekam berkualitas bagus.

Hi-Q mp3 Voice Recorder (Pro). Hanya 5.46MB. Ini aplikasi yang paling mantap untuk merekam suara. Mau pakai atau tanpa clip-on, hasilnya keren. Bisa pakai mikropon rear, front, atau raw. Hasilnya stereo. Untuk vokal, musik, keren semua hasilnya. Hasil rekaman sampai 320kbps, langsung dalam bentuk .mp3, namun bisa diatur ke .wav (tanpa kompresi, untuk studio), .m4a, .ogg. atau flac. Gain bisa diatur, berapa decibell. Aplikasi ini punya fitur “discretion”, kamu bisa merekam tanpa ketahuan, bisa diatur kapan perekaman selesai (dengan timer). Naikkan volume, sensitivitas mengikuti.

OCR Scanner – Ubah Halaman Buku Menjadi Text

Andalan kalau sedang pegang buku kertas atau ketika jalan-jalan di perpustakaan.

OCR (optical character recognition): identifikasi karakter-tercetak menggunakan piranti fotolektrik dan software. Ini adalah teknologi yang bisa ubah dari teks yang ada di dalam foto, atau hasil scan, kemudian menjadi teks yang bisa disunting.

Sangat dibutuhkan, ketika misalnya kamu di perpustakaan, lalu ada beberapa halaman ingin kamu pakai dalam paper (makalah), tanpa perlu fotocopy, tanpa perlu menulis-ulang secara manual.

Kalau di zaman teknologi desain grafis, kamu membutuhkan scanner seukuran kertas F4, harus pakai komputer, dan install driver, maka sekarang kerepotan itu sudah hilang. Hanya perlu Android dengan aplikasi OCR. Jadi, dengan aplikasi OCR, yang perlu kamu lakukan hanyalah: potret halaman buku yang mau dikutip, kemudian jalankan aplikasi OCR, dan jadilah teks yang siap kamu edit.

Jangan lakukan pemotretan halaman di toko buku, karena akan mendapatkan teguran, terutama terkait dengan copyright. Beberapa perpustakaan juga melarang membawa smartphone ke ruang-baca, karena “berisik” adalah larangan utama di perpustakaan. Pastikan smartphone kamu silent ketika berada di dalam perpustakaan. Bicaralah baik-baik kepada petugas perpustakaan, beri pengertian bahwa kamu akan mengerjakan tugas, dalam kondisi smartphone silent.

Jika sudah punya aplikasi OCR, kamu bisa membawa Android ke tempat orang-orang yang punya banyak buku. Potret dulu, proses dengan OCR nanti. Potret halaman yang kamu butuhkan beserta nomor halamannya. Jangan lupa memotret halaman judul yang memuat nama penulis, judul buku, nama penerbit, kota penerbit, dan tahun terbit. Masukkan ke 1 folder tersendiri.

dari Screenshot Menjadi Teks

Kadang, teks masih dalam bentuk gambar. Atau kamu tidak bisa sorot teks untuk copy-paste.

Kamu memerlukan jenis aplikasi “screen to text”, untuk mengkonversi text yang ada di layar menjadi teks yang siap-edit. Ini berguna ketika kamu tidak bisa menyorot teks (yang biasanya dikunci dengan kode) atau memang malas menyeleksi teks.

Prosesnya, hanya perlu ss (screenshot) kemudian send ke aplikasi, agar diproses menjadi teks siap-edit. Atau dalam kondisi kamu memiliki file .pdf dan ingin kamu convert menjadi text.

Download .apk “Text Scanner (OCR)” 5.59MB
//apkpure.com/id/text-scanner-ocr/com.peace.TextScanner

Image to Text OCR Scanner – PDF OCR – PDF to DOC
//apkpure.com/id/image-to-text-ocr-scanner-pdf-ocr-pdf-to-doc/appinventor.ai_h_habboubi.ImageToText

Google Translate – Penerjemah Terbaik

Kawan saya banyak yang terkejut melihat keampuhan Google Translate yang sekarang.

Google Translate, terbaik di kelasnya, dibandingkan dengan aplikasi lain. Kalau masih buruk kualitasnya, kamu bisa ikut memperbaiki hasil terjemahan. Selain itu, fitur Google Translate belum bisa ditandingi aplikasi penerjemah lain.

Google Translate bisa menerjemahkan teks secara offline. Setelah kamu atur ke setelan Bahasa Indonesia, untuk hasil terjemahan, maka ketika kamu arahkan kamera ke tulisan “No Smoking”, di layar akan diterjemahkan secara otomatis menjadi “Dilarang Merokok”. Bisa juga menerjemahkan dengan voice (suara).

Download Google Terjemahan (Google Translate)
//play.google.com/store/apps/details?id=com.google.android.apps.translate

Mengetik Extended Character

Teks ilmiah tidak sebatas huruf, angka, dan apa yang terlihat pada keyboard biasa. Pastikan kamu bisa menuliskan extended character, sistem fonetik, formula matematika, dll. Kamu bisa pakai keyboard virtual yang support extended character. Misalnya, kamu ingin mengetik-ulang salah satu entry dari Kamus New English Dictionary on Historical Principles, kamu membutuhkan keyboard khusus. Saya membahas kamus ini dalam “Behind the Scene Rahasia Proses Menulis-Kreatif

Untuk pemakaian virtual keyboard online, bisa langsung input dari sini:
https://gate2home.com/

Untuk menulis aksara Jawa, ketika chat dengan beberapa kawan yang suka aksara Jawa, saya menggunakan Ramayana Keyboard.

Periksa Ejaan Langsung dari Google Chrome

Microsoft Word bisa kamu setting agar kenal Ejaan Bahasa Indonesia. Lebih mudah kalau langsung periksa ejaan dari browser Google Chrome.

Periksa Ejaan Bahasa Indonesia di Google Chrome

  1. Buka URL ini di Google Chrome:
    chrome://settings/?search=spell
  2. Ganti bahasa ke “Bahasa Indonesia” dan aktifkan pemeriksa ejaan.

Ini bisa kamu manfaatkan ketika menulis langsung di Browser.

Menulis dengan Apa?

Kalau terhubung dengan internet, saya lebih suka menulis langsung di browser. Kamu bisa memakai Telegra.ph untuk menulis secara anonymous, tercepat, dan tanpa batas. Saya pakai Telegra.ph sejak 2016. Kalau masih offline (sedang di area tanpa internet), saya menggunakan FiiNote. Kamu bisa sinkronisasi, akses dari browser, atau aplikasi Android. Untuk dokumen office, gunakan Office Mobile dari Microsoft. Sebenarnya ada di PlayStore namun sulit dicari dengan PlayStore.

Menulis Langsung di Browser dengan Telegra.ph

https://sakjose.com/memakai-telegra-ph-untuk-posting-anonymous-tercepat-dan-tanpa-batas-3562

FiiNote – Pencatat Ampuh

//fiinote.com

Download Office Mobile dari Microsoft (Update 8 Januari 2020)

//apkmirror.com/apk/microsoft-corporation/office-mobile-2/office-mobile-2-16-0-12130-20272-release/office-mobile-16-0-12130-20272-android-apk-download/FiiNote

Menulis Fiksi dengan Novelist

Aplikasi gratis dengan fitur premium. Aplikasi gratis dengan fitur premium.  Saya memakai Novelist untuk menulis fiksi. Tersedia versi browser dan Android. Support backup dan restore dari Google Drive. Hasil tulisan kamu bisa dikompilasi dalam format .epub, .rtf, atau .html. Ada rich text editor dengan counter dan fitur autosave. Yang suka “night mode”, bisa atur tampilan menjadi gelap. Bisa preview tanpa meninggalkan aplikasi. Kamu bisa sisipkan foto, karena kadang sangat efektif kalau kamu mendeskripsikan settings dengan bantuan foto. Novelist memiliki panel-panel yang bisa kamu pakai untuk mencatat plot, karakter, setting, dan draft. Lebih keren lagi, bagi yang kesulitan bikin suspense dan alur cerita, bisa dengan bebas menulis outline, kemudian drag-drop untuk diurutkan sesuai selera.

Download Novelist
//apkpure.com/novelist-write-your-novels/it.returntrue.novelist

Jangan lupa untuk selalu merekam dan mendokumentasikan proses menulis. Masih ada hambatan teknis?

Saya akan update tulisan ini jika informasi lebih menarik. Semoga kawan-kawan tidak ada lagi hambatan-teknis terkait aplikasi untuk menulis. [dm]

What do you think?

6787 points
Upvote Downvote